Menjajal Terminal Baru di Bandara Soekarno Hatta

Beberapa minggu yang lalu, saya mencoba menjajal terminal baru di bandara soekarno hatta cengkareng. Sebenarnya ini secara tidak sengaja, kebetulan pesawat yang akan membawa saya balik ke batam adalah Airasia, saya pun tidak begitu memperhatikan lah wong dua bulan yang lalu masih segar dipikiran saya pesawat ini masih menggunakan terminal A kok. [saya memang seorang pelanggan Airasia, tidak lain dan tidak bukan karena harga ticket yang lumayan murah, apalagi bisa di-hunting beberapa bulan sebelum keberangkatan tinggal duduk manis di depan laptop terus cari-cari penerbangan murah terus apply dah tak sampai 10 menit] itulah kelebihan maskapai luar mereka sangat mengedepankan teknologi internet dan tentu saja memudahkan user-nya dalam memesan tiket. 'mungkin inilah yang patut dicontoh dari maskapai milik negara jiran yang satu ini 'walaupun udah ganti nama jadi PT.Indonesia Airasia'---lah kok kepanjangan ngomongin AA, lanjut kita ke terminal A tadi. Rupanya saya tidak dibawa belok ke kanan ke terminal A tapi lurus menuju sebuah terminal baru di kawasan tengah bandara berdampingan dengan terminal B tempatnya Garuda nongkrong. Terminal C pemberhentian saya tersebut, bentuk bangunan yang seperti huruf L membuat image saya pertama kali berkata "kecik sekali lah terminal ini" memang nuansa modern mulai kental ketika kita menginjakkan di terminal ini, bangunan yang dibalut dengan alumunium, besi dan bergaya minimalis dengan banyak kaca mengingatkan saya pada bandara di Kualalumpur. Permainan cahaya pada atap memungkinkan penggunaan lampu yang sedikit, cuman sayang suara informasi yang terdengar dari mikrofon kurang jelas karena memantul. Mungkin saja karena atapnya tidak kedap suara sehingga memantulkan suara yang terdengar dari mikrofon. Nuansa biru muda metalik menghiasi dinding bandara, sepertinya pengelola bermaksud menampakkan kesan ceria di bandara. Kesan kaca yang begitu kental mengilhami pengunjung untuk bersiap berinteraksi dengan area luar bandara, mungkin maksudnya untuk memberikan efek komunikasi dua arah kepada pengunjung.


teruskan membacanya...

Berlepe-lepe macem ikan lebam

Jangan

Berlepe-lepe macem ikan lebam

Itulah ungkapan yang pak SEKDA bilang kepada peserta upacara 17 hari bulan, artinya kalo nak upacara tuh jangan berleha-leha kalo mulai jam 7.30 teng ya harus udah ada dilapang jam segitu, jangan seperti ikan lebam yang ngendoyot jalannya. waduh amburadul dah nih bahasa.
yah namanya juga PN pak..nak merubah adat tuch susah, susah nak cakap, kembali lagi ke laptop ekh maksudnya pribadi masing-masing

teruskan membacanya...

Etos Kerja bukan artos kerja

BAYANGKAN Anda adalah seorang pekerja baru di Sony. Lalu renungkan pidato selamat datang dari Akio Morita sang pendiri dan ikon kehebatan industri Jepang itu.

Pidatonya kira-kira begini:

Saya ingin semua orang merasa bahagia di Sony. Sungguh sulit bagi Sony untuk membayar gaji Anda tanpa mengetahui potensi kontribusi yang dapat Anda berikan.

Oleh karena itu, saya meminta Anda untuk mulai belajar dengan cepat dan berkontribusi bagi Sony sesegera mungkin. Namun, jika Anda mulai bertanya-tanya apakah Anda seharusnya bekerja di sini, silakan berhenti dan mencari pekerjaan baru. Kami menginginkan orang yang bersama kami.

Sekarang, ganti kata Sony dengan nama perusahaan di mana Anda bekerja sekarang. Anda harusnya tahu sekarang, harus terus bekerja atau cari kerja baru...

my inspiration

teruskan membacanya...

Ke-sukses-an

Beliau insinyur muda potensial. Ia seorang pekerja keras. Ketika kenaikan gaji tak memuaskan, dan birokrasi di perusahaannya berbelit-belit ia bersiap angkat kaki.


Tapi, ada manajer dua jenjang di atasnya yang melihat potensinya. Dia pun dirayu dengan jamuan makan malam khusus. Ia bertahan, meniti karir, mengembangkan diri, membina orang-orang di sekitarnya, mengembangkan stafnya, dan kelak karirnya sampai ke puncak menjadi CEO termuda di perusahaan raksasa elektronika GE-neral Electic.


Ia membongkar sistem manajemen buruk yang dibangun oleh pendahulunya. Jack Welch
, ya dia-lah orangnya, benar-benar menerapkan apa yang ia katakan,

”Sebelum engkau pemimpin, sukses adalah bagaimana mengembangkan dirimu sendiri. Setelah engkau jadi pemimpin, sukses adalah bagaimana mengembangkan orang lain.”
My Inspiration

teruskan membacanya...

Kawan gapailah impianmu dengan kerja keras

Kawan ke-manapun engkau, impikanlah sesuatu. Tak ada tempat yang bisa membatasi impianmu. Lalu bekerja keraslah untuk mewujudkannya. Apa arti kerja keras?

”Kalau saja mereka tahu betapa kerasnya saya bekerja untuk menjadi seahli sekarang ini, mereka sama sekali tak akan heran,” kata Michelangelo.


Nama lengkapnya Michelangelo di Lodovico Buonarroti Simoni (1475 - 1564). Ia adalah seorang pelukis, pemahat, pujangga, dan arsitek terbesar di era zaman Renaissance.


Anatomi patung dan manusia dalam lukisannya begitu sempurna, dan untuk itu dia harus mencuri mayat, membongkar kuburan, agar bisa mempelajari tubuh manusia. Berkali-kali ia harus diperiksa petugas keamanan!


Kerja keras. Tak ada selain itu. Sebab, dia juga terlibat rivalitas sengit dengan sesama seniman lain yang sama besarnya: Leonardo da Vinci

teruskan membacanya...

Recent Comments

Top Arts blogs

Blog Archive